Abstract
Dalam dunia bisnis, UMKM sering berhubungan dengan vendor atau pemasok untuk memperoleh barang dan layanan yang dibutuhkan dengan harga yang kompetitif. Sebagian besar UMKM masih bergantung pada vendor dalam memenuhi kebutuhan usaha, seperti penyediaan barang jadi, komponen, layanan logistik, dukungan teknis, konsultasi, maupun pelatihan usaha. Di tengah persaingan ekonomi yang semakin ketat, UMKM dituntut untuk mampu beradaptasi dan meningkatkan kemampuan bisnis agar dapat mempertahankan keberlangsungan usaha. Oleh karena itu, strategi negosiasi menjadi salah satu faktor penting dalam membantu pelaku usaha memperoleh kesepakatan kerja sama yang saling menguntungkan dengan vendor. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini merupakan UMKM yang bergerak di bidang aksesori elektronik telepon genggam di Jakarta. Berdasarkan hasil observasi, mitra masih menghadapi kendala dalam melakukan negosiasi dengan vendor, terutama dalam membangun komunikasi dan memperoleh kesepakatan yang sesuai dengan kebutuhan usaha. Keterbatasan pemahaman mengenai strategi negosiasi menyebabkan mitra belum optimal dalam membangun hubungan kerja sama jangka panjang dengan vendor. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mitra mengenai strategi negosiasi yang efektif dalam mendukung keberhasilan dan keberlanjutan usaha. Metode kegiatan dilakukan melalui pemaparan materi dan diskusi mengenai strategi negosiasi dengan vendor, termasuk teknik komunikasi, penyampaian kebutuhan usaha, dan upaya membangun hubungan kerja sama yang baik dengan pemasok. Kegiatan pelatihan dilaksanakan secara daring. Melalui kegiatan ini diharapkan mitra dapat meningkatkan kemampuan negosiasi, memperkuat hubungan dengan vendor, serta mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.