Abstract
Sektor jasa laundry memiliki peluang untuk mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tetapi masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, khususnya dalam penyusunan dan pengendalian anggaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan melalui pelatihan penyusunan anggaran pada Rama Laundromat di Kota Depok. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode partisipatif yang meliputi observasi, pre-test, penyampaian materi, simulasi, praktik penyusunan anggaran, diskusi, dan post-test. Materi pelatihan mencakup identifikasi biaya operasional, pengelompokan biaya tetap dan biaya variabel, perencanaan pendapatan, serta pengendalian pengeluaran usaha. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta memiliki pemahaman yang sangat baik terhadap materi yang diberikan. Peserta juga mengikuti praktik dan simulasi untuk mengidentifikasi komponen biaya operasional serta menyusun anggaran sederhana sesuai dengan karakteristik usaha laundry. Kegiatan ini memberikan bekal kepada mitra untuk menggunakan anggaran sebagai alat perencanaan dan pengendalian keuangan. Penerapan anggaran secara rutin diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperbaiki pengelolaan keuangan, dan mendukung keberlanjutan usaha setiap bulan.