Abstract
Pengendalian dan monitoring ketinggian air pada tandon diperlukan untuk mengetahui kondisi air serta mengatur proses pengisian sesuai kebutuhan. Kondisi tandon tidak hanya berubah akibat proses pengisian, tetapi juga akibat penggunaan air yang berlangsung selama sistem bekerja. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji prototype sistem kendali dan monitoring ketinggian air tandon berbasis Internet of Things menggunakan logika fuzzy Mamdani. Sistem menggunakan ESP32 sebagai pengendali utama dengan HC-SR04 untuk mengukur ketinggian air, DS18B20 untuk kompensasi suhu, serta dua sensor YF-S201 untuk memperoleh debit pada jalur masuk dan keluar. Logika fuzzy menggunakan ketinggian air dan aktivitas penggunaan air sebagai dua masukan untuk menentukan tingkat kendali pompa melalui PWM. Sistem juga dilengkapi proteksi dry run dan overflow, sedangkan data kondisi sistem ditampilkan melalui Blynk. Pengujian dilakukan terhadap pembacaan sensor ultrasonik, kompensasi suhu, keluaran kendali fuzzy, proteksi, dan operasi sistem ketika koneksi internet terputus. Hasil pengujian HC-SR04 pada rentang 3–22 cm menghasilkan MAPE sebesar 0,58%. Pada pengujian kompensasi suhu dengan jarak referensi 15 cm dan rentang suhu 28–36 °C, MAPE menurun dari 0,79% menjadi 0,27%. Pengujian keluaran fuzzy menunjukkan bahwa aktivitas penggunaan air dapat memengaruhi keluaran kendali pada beberapa kondisi ketinggian yang sama. Proteksi dry run menghentikan pompa ketika debit masuk berada di bawah 0,10 L/menit selama 4 s, sedangkan proteksi overflow menghentikan pompa ketika ketinggian air mencapai 22 cm. Ketika koneksi internet terputus, fungsi pengukuran, kendali, dan proteksi tetap dijalankan secara lokal oleh ESP32. Berdasarkan hasil tersebut, prototype yang dikembangkan dapat menjalankan fungsi pengukuran, kendali, proteksi, dan monitoring sesuai rancangan pada kondisi pengujian yang dilakukan.